1. Home
  2. »
  3. Uncategorized
  4. »
  5. 7 Cara Bikin Halaman Berbeda Romawi dan Angka di Word dalam Waktu Singkat

5 Kesalahan Umum Penulisan Laporan Penelitian yang harus dihindari!

penulisan laporan penelitian

Halo mahasiswa, dosen mu pernah menyuruh membuat laporan penelitian tapi sayangnya beliau sering koreksi karena dianggap penulisan laporan penelitianmu salah? Hal yang wajar jika kamu salah. Tapi sangat tidak wajar jika sudah salah kamu tidak segera memperbaikinya. “Tapi aku tidak tahu dimana letak salahnya!” Nah, buat kamu yang tidak megetahui dimana letak kesalahannya, mungkin saja 5 kesalahan berikut adalah penyebab laporan penelitianmu selalu di tolak! Sebelum aku jelaskan apa saja 5 kesalahan tersebut, kita akan bahas sedikit apasih itu penulisan laporan penelitian?

Singkatnya, Penulisan laporan penelitian merupakan tahap akhir yang sangat penting dalam proses riset ilmiah. Laporan ini menjadi bentuk dokumentasi sistematis dari keseluruhan proses penelitian yang telah dilakukan, mulai dari perumusan masalah hingga kesimpulan dan saran. Untuk kamu yang sering ditolak laporan penelitiannya, artikel ini akan membantu kamu untuk mengetahui 5 kesalahan umum dalam penulisan laporan penelitian, beserta dengan cara menghindarinya. Yuk simak sampai habis ya biar laporan penelitiannya bisa langsung di ACC.

1. Format Penulisan Laporan Penelitian yang Tidak Konsisten

Kesalahan pertama yang harus kamu hindari saat menulis laporan penelitian adalah format penulisan laporan penelitian yang tidak konsisten. Format penulisan laporan penelitian seharusnya mengikuti pedoman tertentu yang telah ditetapkan oleh institusi atau gaya penulisan ilmiah (misalnya APA, MLA, atau Chicago).

Kesalahan umum:

  • Penggunaan heading dan subheading yang tidak konsisten.
  • Margin, spasi, dan font yang berubah-ubah di setiap bab.
  • Penomoran tabel dan gambar yang tidak berurutan.

Solusi:
Pastikan untuk membaca pedoman penulisan dari kampus atau jurnal tujuan dengan cermat. Gunakan fitur style pada Microsoft Word untuk memastikan format yang konsisten pada setiap bagian.

2. Rumusan Masalah yang Tidak Jelas

Kesalahan kedua yang harus kamu hindari saat menulis laporan penelitian adalah rumusan masalah yang dibuat tidak jelas. Rumusan masalah merupakan inti dari keseluruhan penulisan laporan penelitian. Banyak laporan yang gagal menyampaikan rumusan masalah dengan tegas, sehingga alur penelitian menjadi kabur dan tidak terarah.

Kesalahan umum:

  • Merumuskan masalah dalam bentuk narasi yang panjang tanpa fokus.
  • Tidak menjelaskan relevansi dan urgensi dari masalah yang diangkat.
  • Menyusun pertanyaan penelitian yang terlalu umum atau terlalu spesifik.

Solusi:
Gunakan struktur pertanyaan penelitian yang jelas, ringkas, dan terarah. Setiap rumusan masalah harus dapat dijawab secara ilmiah melalui metode penelitian yang digunakan.

3. Landasan Teori yang Lemah

Kesalahan ketiga yang harus kamu hindari saat menulis laporan penelitian adalah landasan teori yang kamu gunakan tidak boleh lemah! Kesalahan ini sering terjadi saat kamu menyusun tinjauan pustaka atau landasan teori, dimana mahasiswa menulisan tinjauan pustaka dari rangkuman buku atau artikel tapi tidak menyertakan benang merah dengan penelitian yang dilakukan.

Kesalahan umum:

  • Hanya mencantumkan kutipan tanpa menganalisis keterkaitannya.
  • Tidak mencantumkan teori utama (grand theory) yang digunakan.
  • Referensi yang digunakan tidak relevan atau terlalu usang.

Solusi:
Pilih literatur yang relevan dan terkini. Setelah menjelaskan teori, hubungkan langsung dengan variabel atau fokus penelitian. Gunakan referensi yang berasal dari jurnal ilmiah terpercaya sebagai dasar utama.

4. Metodologi yang Tidak Sesuai dengan Tujuan Penelitian

Kesalahan keempat yang harus kamu hindari saat menulis laporan penelitian adalah metodologi yang tidak sesuai dengan tujuan penelitian. Metodologi penelitian menentukan validitas dari data yang dihasilkan. Banyak laporan gagal karena metode yang digunakan tidak sesuai dengan tujuan atau jenis penelitian.

Kesalahan umum:

Solusi:
Sebelum menulis Bab Metode Penelitian, pastikan Anda memahami apakah penelitian Anda bersifat kuantitatif, kualitatif, atau campuran. Setiap jenis memiliki metode pengumpulan dan analisis data yang berbeda. Tulis dengan sistematis: jenis penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, serta teknik analisis data.

5. Kesimpulan Tidak Sesuai dengan Hasil Penelitian

Terakhir kesalahan yang harus kamu hindari saat menulis laporan penelitian biar tidak sampai terlupakan kesalahan fatal yang harus kamu hindari dalam penulisan laporan penelitian adalah menuliskan kesimpulan yang tidak sesuai dengan hasil analisis. Banyak penulis yang tergoda untuk memasukkan opini pribadi atau menyimpulkan hal-hal yang tidak didukung oleh data.

Kesalahan umum:

  • Kesimpulan terlalu umum dan tidak menjawab tujuan penelitian.
  • Kesimpulan mengandung hal baru yang tidak dibahas sebelumnya.
  • Tidak ada kesinambungan antara hasil, pembahasan, dan kesimpulan.

Solusi:
Pastikan kesimpulan berdasarkan data yang telah diolah. Gunakan pendekatan deduktif: mulai dari temuan utama, lalu hubungkan dengan rumusan masalah dan tujuan awal penelitian. Hindari menambahkan informasi baru yang tidak dibahas di bagian hasil.

Penutup

Bagaimana dengan penjelasan yang sudah kamu baca di artikel ini, sampai disini sudah pahamkan apa saja kesalahan-kesalahan yang umum terjadi saat menulis laporan penelitian? Intinya Penulisan laporan penelitian bukan hanya soal menuliskan data dan hasil penelitian, tetapi juga bagaimana menyusunnya dengan struktur, logika, dan bahasa ilmiah yang tepat. Lima kesalahan umum yang dibahas di atas sebaiknya menjadi perhatian serius bagi setiap mahasiswa atau peneliti. Dengan menghindari kesalahan tersebut dan mengikuti format penulisan laporan penelitian yang benar, laporan Anda tidak hanya akan lebih mudah dipahami oleh pembaca, tetapi juga memiliki nilai akademik yang lebih tinggi.

So, untuk kamu yang penelitiannya belum di ACC dan masih mendapatkan revisi. Next 5 kesalahan tadi jangan sampai kamu ikuti ya. Kalau sudah paham dan ingin hasil yang lebih memuaskan lagi sebelum di kumpulkan, saran aku, silakan kamu lakukan review terhadap penulisan laporan penelitian yang dibuat. Mintalah pendapat dari dosen pembimbing atau rekan sejawat, dan jangan ragu menggunakan tools seperti Turnitin dan Grammarly untuk membantu memastikan kualitas penulisan Anda. Penelitian yang baik selalu dimulai dari penulisan yang cermat. Semoga kali ini laporannya langsung di ACC ya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top